Author:
Updated: 16 March 2023
Negara Persemakmuran Inggris adalah suatu organisasi antar-pemerintah yang terdiri dari 54 negara anggota, kebanyakan dari negara-negara tersebut dulunya adalah jajahan Inggris. Sebutan lain dari persatuan ini adalah Commonwealth of Nations, dulu pada 1930-1949 sempat dikenal sebagai British Commonwealth of Nations. Salah satu aspek penting dari Commonwealth of Nations adalah bahwa anggotanya berbagi sejarah, bahasa, dan sistem hukum Inggris. Hal ini memudahkan kerjasama antar para negara-negara anggota dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan, politik, dan olahraga. Negara Persemakmuran Inggris juga memberikan suatu forum untuk berbicara tentang isu-isu global, seperti perubahan iklim, kesehatan global, dan perdagangan internasional. Mulanya mereka yang tergabung dalam asosiasi ini dulunya merupakan negara bekas jajahan Inggris, kemudian mereka diberikan otonomi lebih untuk menjadi negara berdaulat, memiliki pemerintahan sendiri, tetapi tetap harus tunduk pada Inggris. Setelah itu, mereka memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan Inggris, misalnya secara ekonomi mereka tetap harus memberikan upeti kepada Inggris. Negara-negara yang tergabung dalam asosiasi ini mengakui raja Inggris sebagai kepala negara simbolis dari persemakmuran ini. Persemakmuran sendiri terbagi menjadi dua, yakni negara persemakmuran Inggris dan alam persemakmuran. Negara yang masuk dalam alam persemakmuran mengakui raja atau ratu Inggris sebagai kepala negara mereka. Sementara itu, negara persemakmuran nggak mengakui raja atau ratu sebagai kepala negara, mereka hanya menganggap raja/ratu sebagai ketua persemakmuran. Semula, anggota Persemakmuran masih dikontrol oleh Kerajaan Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu, Kerajaan Inggris terus memberikan keleluasaan bagi negara-negara ini untuk memerintah sendiri bahkan "merdeka" membentuk negaranya sendiri. Anggota terbesar Negara Persemakmuran Inggris adalah India, Pakistan, Bangladesh, Nigeria, dan Inggris itu sendiri. Namun, anggota lainnya meliputi sebagian besar bekas jajahan Inggris di Asia, Afrika, Karibia, dan Pasifik. Baca juga: Udah Tau Belum? Ini Fakta Menarik Soal Studi di Negara Inggris
Setelah tau definisinya, kini kamu juga harus tau sejarah negara persemakmuran Inggris itu sendiri! Sejarah negara persemakmuran dimulai dari persemakmuran sebagai lanjutan dari Britania Raya dan lahir dari Konferensi Kerajaan pada akhir 1920-an. Tepatnya pada tahun 1926, ketika Perjanjian Balfour menetapkan bahwa Inggris dan negara-negara Persemakmuran akan dianggap sebagai negara yang merdeka dan setara, meskipun masih memiliki ikatan yang kuat. Perjanjian tersebut memberikan dasar hukum bagi negara-negara Persemakmuran inggris untuk menetapkan hubungan dengan britania raya yang berbeda dari kolonialisme tradisional. Kemudian setelah negara yang dijajah oleh Britania Raya mencapai kemerdekaan mereka, kemudian berdirilah negara persemakmuran dengan tujuan guna menyatukan negara-negara bekas jajahan Britania Raya. Awalnya, berdasarkan sejarah asosiasi ini, setelah mencapai kemerdekaan, India jadi negara pertama yang memutuskan bahwa, meskipun mereka ingin menjadi republik, mereka masih mau berada di dalam asosiasi atau persatuan ini. Lalu, melalui Deklarasi London 1949, Raja George VI diakui sebagai Kepala Persemakmuran. Setelah kematiannya, para pemimpin persemakmuran mengakui Ratu Elizabeth II untuk menggantikannya. Setelah kematian Ratu Elizabeth II, kini Raja Charles III menjadi Kepala Persemakmuran. Menurut sejarah negara persemakmuran Inggris, pada awalnya, empat negara yang bergabung dengan Britania Raya dalam negara persemakmuran adalah Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Afrika Selatan. Sedangkan, saat ini total populasi seluruh negara persemakmuran sekitar 2,4 miliar orang.
Abis udah tau soal sejarah negara persemakmuran, tau nggak sih kalo ada juga lho tujuan negara persemakmuran Inggris! Secara singkat, tujuan mereka adalah untuk bekerja sama dan bersatu dalam mengembangkan ekonomi, sosial, dan HAM dari para anggota. Selain itu, tujuan organisasi ini adalah untuk sepakat bersama-sama mengatasi isu lingkungan dan dampak perubahan iklim. Terlebih lagi, para negara anggota juga memiliki tujuan untuk memajukan pendidikan di seluruh dunia sehingga anak-anak dapat mencapai cita-cita dan berkehidupan yang lebih baik. Nggak cuma poin di atas, tujuan lainnya mencakup beberapa hal seperti:
Pengertian hingga tujuan dari asosiasi ini udah jelas kan? Selanjutnya kenalan lebih jauh yuk soal negara apa aja yang masuk daftar negara anggota persemakmuran Inggris? Negara-negara anggota asosiasi ini beragam, mulai dari negara besar, kecil, kaya, dan negara berkembang. Secara total, ada 56 anggota dalam daftar negara persemakmuran Inggris yang tersebar di beberapa benua seperti Afrika, Asia, Amerika, hingga Eropa. Dari daftar ini, sebanyak 21 negara dari Afrika, delapan negara di Asia, 13 negara di Amerika dan Karibia, tiga negara di Eropa, serta 11 lainnya di wilayah Pasifik.
Sebagai asosiasi yang terdiri dari banyak negara anggota, tentunya ada kelebihan dan kekurangan persemakmuran. Buat tau apa aja kelebihan dan kekurangan sistem negara persemakmuran, cek tabel di bawah ini! Sebelum kita bahas soal kelebihan dan kekurangan sistem persemakmuran negara, yuk kupas satu-satu terlebih dahulu! Faktanya, salah satu keuntungan dari negara persemakmuran adalah kemampuan asosiasi ini untuk mendongkrak pertumbuhan dan perkembangan suatu negara. Karenanya kelebihan ini bisa digambarkan seperti kepemimpinan yang lebih baik, kesejahteraan yang lebih terjaga, serta menghormati keanekaragaman. Terlebih lagi, kerugian dari negara persemakmuran adalah bertentangan dengan pembangunan suatu negara. Faktanya, ada kekurangan lainnya seperti korupsi, batasan kekuasaan untuk pemerintah, instabilitas, inefisiensi. | Kelebihan | Kekurangan |
| Warisan sejarah dan budaya yang kaya | Kurangnya demokrasi |
| Rasa kebersamaan/solidaritas kuat | Biaya hidup yang tinggi |
| Pendidikan berkualitas tinggi | Kesempatan kerja terbatas |
| Perekonomian yang kuat | Pajak tinggi |
| Mudahnya akses ke pelayanan kesehatan | Polarisasi politik |
| Aman dan kehidupan yang terjamin | Keragaman budaya yang terbatas |
| Kualitas hidup yang baik | Degradasi keadaan lingkungan |
Setelah tau kelebihan dan kekurangan persemakmuran, nggak lengkap rasanya kalo kamu belum tau apa aja rekomendasi negara persemakmuran inggris terbaik untuk kuliah. Mau tau apa aja negara persemakmuran terbaik untuk kuliah? Ini dia beberapa di antaranya! Related Posts
Connect with SUN Education