Working Holiday Visa (WHV): Syarat, Biaya, Cara Membuat dll
Author: Jonathan Kristinus
Updated: 25 May 2026
Banyak orang tertarik mengajukan Working Holiday Visa (WHV) untuk mendapatkan pengalaman bekerja dan gaji yang lebih besar. Australia menawarkan gaji tinggi (upah minimum nasional sekitar AUD 24-25 per jam), cuaca yang nyaman, dan lokasi yang relatif dekat dengan Indonesia. Banyak WNI yang berhasil menabung jutaan rupiah hanya dalam beberapa bulan sambil menikmati pantai, kota besar, dan alam Australia.
Selain itu WHV memberikan banyak kesempatan seperti mengembangkan keterampilan baru hingga memperluas jaringan. Simak lebih lanjut untuk mengetahui mengenai Working Holiday Visa berikut ini.
Apa Itu Working Holiday Visa (WHV)?
Working Holiday Visa (WHV) adalah jenis visa yang memberi kesempatan seseorang tinggal sementara di luar negeri, sekaligus liburan dan bekerja untuk mendukung biaya hidup mereka. Buat WNI, program ini hadir lewat kerja sama langsung antara pemerintah Australia dan Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.
Meski sering disebut Working Holiday Visa, untuk pemegang paspor Indonesia nama resminya adalah Work and Holiday Visa (Subclass 462). Jadi, jangan kaget kalau kamu nemuin dua istilah ini dipakai bergantian, karena keduanya merujuk program yang sama. WHV memberi peluang bagi anak muda untuk mengasah kemandirian, memperluas jaringan internasional, belajar budaya baru, serta memiliki penghasilan dalam mata uang asing. Seru banget, kan?
Kuota WHV Australia untuk periode 2026 hanya sekitar 4.100 peserta saja, sehingga persaingannya cukup ketat. Jadi kalau kamu mau ikut, siap-siap dari sekarang ya!
Masa Berlaku Working Holiday Visa
WHV yang pertama punya durasi 12 bulan. Ini bisa kamu perpanjang dengan mendapatkan Second Year Visa setelah menyelesaikan minimal 88 hari (3 bulan) specified work di regional Australia (pertanian, konstruksi, pariwisata, dll.). Terus kamu bisa lanjut Third Year Visa setelah tambah 6 bulan lagi di regional.
Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Apply WHV
Sebelum apply WHV, ada beberapa hal perlu kamu siapkan dulu agar bisa memenuhi persyaratan nantinya.
1. Kemampuan Bahasa Inggris
Australia mensyaratkan bukti kemampuan bahasa pada tingkat fungsional. Cek dibawah ini skor minimal bahasa Inggris untuk apply WHV:
- IELTS: rata-rata 4.5 (tidak ada band di bawah 4.0)
- TOEFL iBT: total 26
- PTE Academic: total 24
- LanguageCert Academic: total 38
2. Kondisi Keuangan
Kamu harus bisa tunjukkan minimal AUD 5.000 sebagai bukti dana awal. Ini untuk meyakinkan imigrasi bahwa kamu tidak akan jadi beban negara Australia.
3. Dokumen Akademik
Siapkan ijazah/transkrip D3 atau surat keterangan 2 tahun kuliah. Semua dokumen non-Inggris wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpahm jangan lupa untuk mendapatkan Apostille nya ya!.
4. Urus SDUWHV Dulu
SDUWHV (Surat Dukungan Untuk Working Holiday Visa) adalah surat rekomendasi dari Ditjen Imigrasi Indonesia. Tanpa ini, kamu tidak boleh apply visa ke Australia.
Cara Mengurus SDUWHV
- Buka situs resmi: sduwhv.imigrasi.go.id
- Daftar dan pilih tanggal validasi (biasanya buka Oktober setiap tahun)
- Isi formulir + upload dokumen
- Tunggu verifikasi (maksimal 4 hari kerja)
Dokumen Wajib SDUWHV
- Paspor
- Foto
- Ijaza (bukti pendidikan)
- Hasil tes bahasa
- Bukti dana
- SKCK
- Surat pernyataan bermaterai Rp10.000
Syarat Membuat Working Holiday Visa
Untuk mendapatkan Working Holiday Visa (WHV), terdapat beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi. Berikut detailnya
| Syarat | Detail |
|---|---|
| Usia | 18-30 tahun (inclusive) saat apply |
| Paspor | Paspor Indonesia yang masih berlaku minimal 6 bulan |
| Pendidikan | Minimal D3 atau sudah menyelesaikan 2 tahun kuliah (bukti transkrip/ijazah) |
| Bahasa Inggris | Functional English (IELTS rata-rata 4.5 atau setara) |
| Dana Awal | Minimal AUD 5.000 di rekening koran |
| SDUWHV | Surat Dukungan dari Ditjen Imigrasi Indonesia (wajib!) |
| Lainnya | Tidak boleh bawa anak/tanggungan, punya karakter baik (SKCK), dan sehat |
BACA JUGA: Awas, Ini 11 Alasan Visa Ditolak yang Sering Terjadi!
Cara Mengajukan WHV dan Prosesnya
Pengajuan Working Holiday Visa (WHV) memerlukan sejumlah langkah penting yang perlu kamu persiapkan dengan baik. Biar tidak gagal berikut ini cara membuatnya.
Buat Akun ImmiAccount
Kamu wajib mengunjungi situs resmi Departemen Dalam Negeri Australia yaitu homeaffairs.gov.au untuk membuat akun baru. Gunakan email aktif Kamu agar tidak melewatkan notifikasi penting mengenai perkembangan aplikasi visa.
Isi Formulir Visa Subclass 462 Secara Online
Pilihlah opsi aplikasi lodgement sesuai jenis visa liburan kerja yang Kamu ajukan nih. Isi seluruh data pribadi Kamu secara akurat agar terhindar dari risiko penolakan sistem.
Upload Semua Dokumen Pendukung
Unggah dokumen wajib seperti paspor aktif dan sertifikat kemahiran bahasa Inggris format digital. Pastikan berkas bukti keuangan Kamu menunjukkan dana minimal sesuai ketentuan terbaru yaaa.
Bayar Biaya Visa
Lakukan pembayaran biaya registrasi sebesar AUD 670 secara nontunai melalui pilihan metode di portal ImmiAccount. Simpan bukti transaksi resmi tersebut sebagai arsip pribadi proses pengajuan visa liburan Kamu.
Tunggu Keputusan Imigrasi
Pantau email Kamu secara berkala untuk memeriksa status persetujuan grant dari pihak imigrasi. Proses peninjauan dokumen resmi ini biasanya membutuhkan waktu beberapa pekan sampai selesai deh.
BACA JUGA: Post Study Work Visa Subclass 485 Kerja Setelah Lulus Kuliah di Australia
Biaya Pembuatan WHV
Siapkan setidaknya Rp.80-100 juta (termasuk biaya hidup 2–3 bulan pertama) kalau kamu membuat WHV. Biar kebayang, ini detail rincian biaya yang kamu perlu keluarkan.
| Jenis Biaya | Uang Dikeluarkan |
|---|---|
| Biaya visa resmi | Rp.8,5 juta (AUD 670) |
| Tes kesehatan | Rp.1,27 juta-Rp. 3,81 juta(AUD 100-300) |
| Asuransi kesehatan & perjalanan (1 tahun) | Rp. 3,81 juta-Rp.7,62 juta (AUD 300-600) |
| Tiket pesawat PP | Rp.10-20 juta |
| Dana awal (proof of funds) | Rp.63,5 juta (AUD 5.000) |
| Akomodasi & hidup 1 bulan pertama | Rp.19 juta-Rp. 31,7 juta (AUD 1.500-2.500) |
Tips Supaya Apply WHV Sukses
- Jangan mepet-mepet apply, karena kuota SDUWHV biasanya habis dalam hitungan jam.
- Siapkan semua dokumen digital + cetak cadangan.
- Pilih pekerjaan regional untuk unlock second/third year visa.
- Beli asuransi kesehatan yang valid (wajib).
- WHV bisa jadi batu loncatan ke visa kerja jangka panjang atau studi S2/S3 di Australia.
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education
