Author: Jonathan Kristinus
Updated: 13 January 2026
Mendengar nama Malaysia, sudah terbayang keakrabannya dengan negara sendiri. Sama-sama negara di Asia Tenggara, negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, bahasa yang mirip, hingga latar belakang sejarah yang tak jauh berbeda. Saking familiarnya dengan Malaysia, banyak yang berpendapat bahwa kamu nggak akan merasa homesick saat singgah di sana.
Meski terkesan akrab, ternyata masih ada keunikan-keunikan Negeri Jiran yang masih banyak kita missed, lho. Bagi kamu yang tertarik kuliah di Malaysia, jangan sampai keunikan-keunikan ini kamu lewatkan. Apa saja sih keunikan negara Malaysia yang harus kamu tahu? Ini dia jawabannya!
Keunikan negara Malaysia yang pertama bisa dilihat dari letak geografisnya. Berbeda dengan Indonesia yang merupakan negara kepulauan, negara ini memiliki daratan yang terbagi dengan dua negara lain, yakni Brunei Darussalam dan Indonesia. Kota bernama Tawau berbatasan langsung dengan Kalimantan Utara. Sedangkan bagian Sarawak berbatasan dengan Brunei Darussalam.
BACA JUGA: Biaya Hidup di Malaysia dalam Rupiah Selama Sebulan
Malaysia disebut sebagai salah satu negara yang terbangun dari "one big melting pot". Masyarakatnya bersifat heterogen sehingga mereka melebur bersama dalam satu negara. Penduduk Malaysia datang dari 3 kelompok etnis yakni Bumiputera, Tionghoa dan India. Namun, mayoritas penduduknya adalah ras Melayu yang terbanyak dengan persentase 61 persen. Makanya budaya dan bahasa orang Malaysia sendiri terpengaruh dari tiga etnis utamanya. Kamu dijamin bisa berbicara bahasa Melayu, Inggris dengan campuran Tamil dan Mandarin juga!
BACA JUGA: Biaya Kuliah di Malaysia dalam Rupiah untuk Jenjang Pendidikan D3, S1, S2
Meskipun merupakan negara Asia Tenggara, sebagian besar penduduk Malaysia dapat berbahasa Inggris. Hal ini dikarenakan Malaysia pernah dijajah oleh Inggris sejak tahun 1786. Karena memiliki latar belakang sejarah, hubungan kedua negara ini pun terjalin baik hingga hari ini. Hal ini terbukti dengan banyaknya universitas dari Inggris yang bekerja sama dengan universitas lokal untuk memberikan program terbaik untuk mahasiswanya. Kamu bahkan bisa menyelesaikan program Sarjana kamu 1 tahun di Inggris, lho!
BACA JUGA: Syarat Kuliah di Malaysia untuk Mahasiswa Internasional
Meskipun bertetangga dengan Indonesia yang merupakan negara kepulauan, uniknya ternyata perairan Malaysia termasuk kecil, lho. Bahkan kalau dibandingkan, perairan dengan daratannya hanya 3:1000! Berbeda dengan Indonesia yang perairannya lebih luas dari pada daratannya.
BACA JUGA: 10 Kelebihan Negara Malaysia yang Bikin Jadi Tujuan Studi Favorit
Buat yang belum tahu, bilingual maksudnya adalah seseorang yang bisa menggunakan 2 bahasa secara fasih. Karena bekas jajahan negara Inggris banyak warga negara di Malaysia bisa menggunakan bahasa Inggris dan Malaysia. Keunikan ini menjadikan Malaysia menjadi negara yang cukup baik untuk mahasiswa internasioanl berkuliah.

Memiliki perairan kecil, Malaysia memiliki hutan yang menyimpan banyak tumbuhan langka. Bahkan bunga Rafflesia Arnoldi atau bunga bangkai juga ada di hutan Malaysia. Selain itu, tumbuhan yang ada di hutannya berupa daun terlebar di dunia yang bernama Alocasia macrorrhiza yang berada di bagian Sabah. Daun ini memiliki panjang 3 meter dan lebar hampir 2 meter! Ada pula tumbuhan yang mitosnya bisa mematikan virus HIV penyebab AIDS yang bernama pohon Bintagor.
Selain kerja sama gelar, Malaysia punya beberapa kampus cabang universitas luar negeri seperti curtin university dan Le Cordon Bleu yang memberikan kurikulum internasional. Ini menjadi keunikan tersendiri karena tidak banyak negara di kawasan yang memiliki konsentrasi kampus cabang asing sebanyak Malaysia.
Durasi visa pelajar umumnya menyesuaikan masa studi, dan banyak kampus memiliki unit khusus international office yang membantu urusan dokumen, akomodasi, hingga adaptasi budaya. Hal ini menjadikan proses transisi dari negara asal ke kehidupan kampus di Malaysia terasa lebih terstruktur.
Menjelang Hari Raya, Tahun Baru Imlek, atau Natal, masyarakat Malaysia punya tradisi “balik kampung” yang sangat kuat, mirip mudik di Indonesia. Kota-kota besar bisa jadi sepi karena banyak orang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga.
Saat Hari Raya Aidilfitri, Tahun Baru Cina, atau Deepavali, banyak keluarga mengadakan “open house” atau rumah terbuka. Rumah dibuka untuk kerabat, tetangga, bahkan tamu lintas agama dan etnis, dengan hidangan khas yang disajikan gratis sebagai bentuk keakraban.
Dalam satu tahun, Malaysia merayakan banyak festival besar: Hari Raya Aidilfitri, Tahun Baru Cina, Deepavali, Thaipusam, hingga Natal. Masing‑masing perayaan punya tradisi unik, dekorasi khusus, dan makanan khas yang menjadikan suasana kota sangat meriah dan penuh warna.
Dalam budaya sehari-hari, orang Malaysia terbiasa memanggil orang lebih tua dengan sebutan seperti “uncle” dan “auntie” atau padanan lokal sebagai bentuk hormat. Ada juga kebiasaan menggunakan tangan kanan saat memberi atau menerima sesuatu serta menjaga gaya bicara yang halus dan sopan di tempat umum
Di Malaysia, hari raya besar dari berbagai agama menjadi hari libur nasional: Hari Raya Aidilfitri, Tahun Baru Imlek, Deepavali, Thaipusam, hingga Hari Natal dirayakan secara meriah. Mahasiswa internasional bisa merasakan beragam tradisi dan dekorasi kota yang berubah sesuai musim perayaan.
Selain mirip Indonesia, kuliner Malaysia punya kombinasi kuat pengaruh Melayu, Tionghoa, India, dan Peranakan, sehingga jajanan seperti nasi lemak, roti canai, char kway teow, dan laksa Penang mudah ditemui di satu kota. Banyak food court dan night market buka sampai larut malam, cocok untuk mahasiswa yang sering keluar setelah kelas.
Malaysia punya sistem pemerintahan monarki konstitusional dengan Yang di-Pertuan Agong yang dipilih secara bergilir dari sembilan raja negara bagian, suatu sistem yang sangat jarang di dunia. Tradisi kerajaan yang kuat ini hidup berdampingan dengan sistem demokrasi parlementer modern.
Selain fakta berbagi darat dengan Indonesia dan Brunei, Malaysia terbagi jelas menjadi Semenanjung Malaysia dan Malaysia Timur (Sabah–Sarawak) dengan karakter budaya, dialek, dan alam yang cukup berbeda. Hal ini membuat pengalaman jalan-jalan di satu negara terasa seperti mengunjungi dua “negara mini” yang berbeda.

Letaknya yang dekat dengan Indonesia membuat Malaysia menjadi tujuan favorit studi luar negeri bagi mahasiswa Indonesia. Dengan sistem pendidikan yang baik, biaya kuliah yang ramah kantong, dan banyak universitas yang bekerja sama dengan universitas luar membuatnya semakin menarik. Apalagi sebagian besar universitas di Malaysia nggak mewajibkanmu menjalankan program Foundation, lho! Untuk persyaratan kampusnya tinggal kamu konsultasikan dengan SUN Education, deh. So, kamu nggak perlu ragu kuliah di sana.
keunikan negara Malaysia ini membuat kita menyadari bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui meski kita sudah bertetangga lama. Buat kamu yang mau belajar di negara ini, perlu banget untuk menggali informasi lebih banyak dan lengkap soal Malaysia. Tenang, informasi ini bisa kamu dapatkan di SUN E-guide book!
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education