Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

New Zealand

/

15 Budaya di New Zealand, No. 7 Bikin Melongo

15 Budaya di New Zealand, No. 7 Bikin Melongo

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 30 March 2026

Pindah ke negara lain itu bukan cuma soal adaptasi cuaca atau makanan yang berbeda, ada hal lain yang jauh lebih penting untuk kamu persiapkan sejak awal sebelum berangkat.

Negeri yang akrab dipanggil Aotearoa ini punya karakter unik, perpaduan kuat antara tradisi leluhur Māori yang sangat dalam dan gaya hidup modern yang santai tapi penuh makna.

Kalau kamu sudah memahami budaya lokal sebelum berangkat, proses adaptasinya akan terasa jauh lebih ringan dan tentunya jauh lebih menyenangkan. Nah, yuk mulai berkenalan dengan budaya khas New Zealand yang perlu kamu pahami sebelum koper kamu siap terbang ke sana.

Minum Kopi Flat White Tiap Hari

Sebelum kamu mengaku pecinta kopi sejati, coba dulu flat white ala New Zealand. Minuman yang diklaim lahir di negeri Kiwi ini bukan sekadar minuman pagi biasa, tapi sudah jadi bagian dari budaya sosial yang sangat dihargai di sana.

Di hampir setiap sudut kota, kamu akan menemukan café independen yang menyajikan flat white berkualitas premium, bahkan dengan latte art berbentuk daun pakis yang ikonik. Orang Kiwi sangat serius soal kopi mereka, sampai-sampai kopi sachet bisa mengundang reaksi yang cukup mengejutkan dari mereka. Bersiaplah, kebiasaan duduk santai sambil menikmati flat white di pagi hari ini akan sangat cepat menular ke kamu juga.

Ta Moko

Kalau kamu melihat seseorang dengan tato di wajah saat pertama kali tiba di New Zealand, jangan terkejut dulu ya. Ta moko adalah seni tato wajah tradisional Māori yang merupakan bagian mendalam dari budaya mereka, bukan sekadar tren kekinian.

Setiap pola dan motif yang terukir mengisahkan silsilah keluarga, status sosial, dan perjalanan hidup sang pemiliknya secara sangat personal dan unik. Tidak ada dua ta moko yang persis sama, karena setiap orang punya cerita yang berbeda untuk diceritakan lewat kulitnya.

Menanyakan makna ta moko kepada seseorang justru dianggap tanda rasa hormat dan ketertarikan yang tulus terhadap identitas serta warisan budaya mereka.

BACA JUGA: Agen Kuliah ke New Zealand Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Obsesi Rugby dan All Blacks

Di New Zealand, rugby bukan sekadar olahraga, tapi sudah seperti agama kedua bagi sebagian besar warganya. Tim nasional All Blacks adalah simbol kebanggaan yang mampu menyatukan seluruh bangsa tanpa terkecuali, dari generasi paling tua hingga anak-anak.

Budaya rugby sudah mengakar sejak usia dini, anak-anak bermain di lapangan sekolah sementara orang dewasa berdebat sengit soal strategi permainan di café favorit mereka.

Saat musim pertandingan tiba, jalanan mendadak sepi karena semua orang sedang menonton di depan layar dengan penuh semangat. Mulailah belajar aturan dasarnya sekarang, karena topik ini adalah jalan tercepat untuk akrab dengan teman-teman lokal kamu.

Kaitiakitanga

Kaitiakitanga adalah prinsip Māori tentang menjaga dan merawat alam sebagai tanggung jawab kolektif, bukan hak pribadi semata. Konsep ini sudah menyatu ke dalam budaya masyarakat New Zealand secara luas, jauh melampaui batas komunitas Māori saja.

Maknanya sederhana tapi sangat dalam manusia bukan pemilik bumi, melainkan penjaganya untuk generasi yang akan datang. Kamu akan melihat nilai ini tercermin dalam kebijakan lingkungan yang ketat, program konservasi alam yang aktif, dan tingginya kesadaran warga terhadap dampak aktivitas sehari-hari pada ekosistem di sekitar mereka. Nilai luar biasa ini lambat laun akan kamu serap sendiri dan bawa pulang dengan bangga ke Indonesia.

BACA JUGA: 8 Universitas Terbaik di New Zealand Versi QS Rankings 2026

Hongi

Hongi adalah cara menyapa yang paling tulus dalam budaya Māori, dan kemungkinan besar ini adalah salam yang paling berbeda dari apapun yang pernah kamu alami sebelumnya. Dilakukan dengan menyentuhkan ujung hidung dan dahi antara dua orang, salam ini secara harfiah berarti "berbagi napas" yang melambangkan bahwa keduanya kini berbagi dunia yang sama.

Setelah kamu melakukan hongi dengan seseorang, kamu tidak lagi dianggap orang asing, tapi sudah resmi menjadi bagian dari komunitas mereka. Pengalaman ini paling sering kamu temui dalam upacara penyambutan resmi atau acara kampus di awal semester, dan rasanya benar-benar hangat serta penuh ketulusan.

Suka Barbecue di Akhir Pekan

Begitu akhir pekan tiba dan langit cerah bersih, warga New Zealand punya satu ritual yang hampir tidak pernah dilewatkan barbekyu di luar rumah bersama orang-orang tersayang. Ini bukan aktivitas eksklusif, tapi budaya yang sangat inklusif dan ramah terhadap orang baru seperti kamu.

Daging segar, sayuran panggang, dan obrolan santai di bawah langit terbuka adalah kombinasi sederhana yang benar-benar menyenangkan dan penuh kehangatan. Kamu mungkin tidak perlu menunggu lama sebelum tetangga atau teman Kiwi mengundangmu untuk bergabung.

Sambut undangan itu dengan antusias, karena ini adalah cara paling organik dan menyenangkan untuk membangun persahabatan nyata di sana.

BACA JUGA: Serunya Sejarah New Zealand Dari Suku Māori Sampai  Era Modern

Whakapapa

Whakapapa adalah sistem silsilah dalam tradisi Māori yang jauh lebih dalam dari sekadar pohon keluarga biasa yang kamu kenal. Konsep ini menghubungkan seseorang tidak hanya dengan leluhur manusianya, tapi juga dengan alam semesta, para dewa, dan bumi itu sendiri secara spiritual.

Bagi masyarakat Māori, whakapapa adalah inti dari budaya mereka karena ia menjawab pertanyaan paling mendasar dalam hidup seperti siapa kamu, dari mana kamu berasal, dan di mana tempatmu di dunia ini.

Mengenal konsep ini akan membantumu memahami mengapa orang Māori sangat menghargai akar, komunitas, dan hubungan antar manusia dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Kai Māori

Kai artinya makanan dalam bahasa Māori, dan kai Māori adalah tradisi kuliner yang kaya filosofi sekaligus kaya rasa. Yang paling ikonik adalah hāngī, cara memasak dengan mengubur bahan makanan di dalam tanah menggunakan batu panas selama berjam-jam tanpa tergesa-gesa.

Hasilnya adalah daging yang sangat lembut dengan aroma asap alami yang begitu menggugah selera dan sulit terlupakan. Budaya makan dalam tradisi Māori selalu dilakukan bersama-sama sebagai bentuk syukur dan perayaan kebersamaan yang tulus, bukan sekadar mengisi perut. Kalau kamu punya kesempatan ikut makan hāngī di sebuah marae, jangan sekali pun kamu lewatkan pengalaman langka dan berkesan itu.

BACA JUGA: 26 Makanan Khas New Zealand Perlu Kamu Cobain

Sikap "She'll Be Right" yang Santai

"She'll be right" adalah ungkapan paling Kiwi yang akan sering kamu dengar, artinya kurang lebih "santai saja, pasti beres kok". Ungkapan ini mencerminkan budaya hidup masyarakat New Zealand yang tidak suka berlebihan dalam merespons masalah dan cenderung menghadapi segalanya dengan kepala yang sangat dingin.

Bukan berarti mereka tidak serius tentunya, tapi mereka memang percaya bahwa kepanikan tidak pernah menyelesaikan apa pun dengan baik. Mentalitas ini justru akan sangat membantumu saat menghadapi tekanan kuliah atau tantangan adaptasi di awal kedatangan kamu. Teman-teman Kiwi kamu kemungkinan besar akan jadi penenang paling andal di momen-momen sulit sekalipun.

Haka

Haka mungkin sudah pernah kamu saksikan lewat video di internet, tapi melihatnya langsung adalah pengalaman yang benar-benar berbeda tingkatan. Dalam budaya aslinya, haka jauh melampaui pertunjukan olahraga semata yang selama ini banyak orang kenal.

Ini adalah tarian seremonial yang digunakan dalam berbagai konteks penting, mulai dari penyambutan tamu kehormatan, perayaan kelulusan, sampai upacara pemakaman yang penuh haru. Setiap gerakan tubuh, hentakan kaki, teriakan, dan ekspresi wajah punya makna simbolis yang sangat dalam dan penuh energi kolektif. Saat kamu pertama kali menyaksikannya secara langsung, dijamin bulu kuduk berdiri dan hatimu ikut bergetar.

BACA JUGA: Sistem Pendidikan New Zealand: Jenjang, Kurikulum, Jadwal Libur

Powhiri

Powhiri adalah upacara penyambutan resmi dalam tradisi Māori yang dilakukan untuk menerima tamu secara formal ke dalam sebuah komunitas dengan penuh kehormatan. Prosesinya mencakup nyanyian (waiata), pidato sambutan yang penuh makna, dan ritual hongi di penghujung acara sebagai tanda bahwa tamu sudah resmi menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Ini adalah budaya penyambutan yang sangat tulus dan bermakna, bukan formalitas kosong yang hanya sekadar dijalani. Banyak universitas di New Zealand menggelar powhiri di awal semester untuk menyambut mahasiswa baru, termasuk mahasiswa internasional seperti kamu. Ikuti prosesnya dengan tenang, penuh hormat, dan buka hati untuk benar-benar merasakannya.

Kesadaran Lingkungan yang Sangat Tinggi

New Zealand bukan hanya negara yang indah secara alam, tapi juga negara yang luar biasa serius dalam menjaga keindahan itu tetap lestari. Budaya ramah lingkungan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warganya sehari-hari, mulai dari pemilahan sampah yang sangat ketat, penggunaan produk daur ulang, hingga gerakan komunitas membersihkan pantai dan hutan secara rutin.

Membuang sampah sembarangan adalah hal yang benar-benar tidak bisa diterima secara sosial di sana dan bisa membuatmu canggung di lingkungan baru. Bersiaplah untuk mengubah beberapa kebiasaan lamamu dan menjadi versi dirimu yang jauh lebih sadar lingkungan, karena alam di sekitarmu akan terus menginspirasimu setiap hari.

Sangat Menyukai Wine dan Craft Beer

New Zealand adalah salah satu penghasil wine terbaik di dunia, terutama Sauvignon Blanc dari wilayah Marlborough yang sudah sangat terkenal ke seluruh penjuru bumi. Selain wine, budaya craft beer juga berkembang sangat pesat dengan ratusan brewery lokal yang tersebar di seluruh negeri, masing-masing punya karakter rasa yang unik dan khas daerahnya.

Meski kamu belum tentu seorang peminum alkohol, mengenal sedikit soal wine dan craft beer lokal akan sangat membantu percakapan sosial kamu di berbagai acara. Orang Kiwi sangat bangga dengan produksi lokal mereka dan dengan senang hati berbagi cerita soal asal-usul minuman favorit mereka kepada siapa saja yang penasaran.

Marae

Marae adalah pusat kehidupan komunal sekaligus tempat yang dianggap sakral dalam budaya Māori, di mana pertemuan penting, upacara adat, dan perayaan besar diselenggarakan bersama-sama dengan penuh penghormatan. Setiap suku atau iwi memiliki marae sendiri yang menjadi identitas dan jantung dari komunitas mereka secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bangunannya biasanya penuh dengan ukiran kayu dan motif tradisional yang sarat cerita dan makna leluhur yang sangat dalam. Yang menarik, banyak universitas di New Zealand memiliki marae sendiri yang terbuka untuk semua mahasiswa, termasuk kamu. Mengunjungi marae adalah cara terbaik untuk menyelami nilai-nilai lokal secara langsung dan autentik.

Work-Life Balance yang Sangat Diutamakan

Satu hal yang akan langsung kamu rasakan saat kuliah di New Zealand adalah betapa seriusnya orang-orang di sana soal keseimbangan antara belajar dan menikmati hidup. Budaya kerja dan belajar di sana memang penuh tuntutan dan standar yang tinggi, tapi istirahat, olahraga, dan waktu berkualitas bersama orang-orang tersayang sama-sama dianggap penting dan tidak boleh dikorbankan.

Tidak ada budaya lembur yang dianggap keren atau dijadikan tanda dedikasi di lingkungan tersebut. Kamu justru akan selalu didorong untuk keluar, menikmati alam, menjaga kesehatan mental, dan menemukan hobi baru di luar perkuliahan. Ini adalah lingkungan yang benar-benar mendukung pertumbuhan kamu secara menyeluruh, bukan hanya nilai akademis semata.

Kuliah di New Zealand Pasti Siap Bersama SUN Education

Kalau kamu sudah tidak sabar ingin merasakan langsung semua pengalaman budaya yang luar biasa ini, SUN Education adalah mitra terpercaya yang siap membantumu mewujudkannya! Dengan pengalaman bertahun-tahun mendampingi pelajar Indonesia menuju kampus terkemuka di Aotearoa, SUN Education memahami betul apa yang kamu butuhkan, mulai dari pemilihan jurusan hingga persiapan budaya sebelum kamu tiba di sana.

Tim konsultan SUN Education akan memandumu melalui proses pendaftaran, pengurusan visa, dan segala hal yang perlu kamu siapkan agar kamu bisa melangkah lebih percaya diri ke Aotearoa. Hubungi SUN Education sekarang dan jadilah bagian dari ribuan pelajar Indonesia yang telah berhasil memulai babak baru kehidupan mereka di negeri yang penuh keindahan dan inspirasi ini.

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!  

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone