Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Cara Mengatasi Mental Breakdown Saat Kuliah di Luar Negeri

Cara Mengatasi Mental Breakdown Saat Kuliah di Luar Negeri

Author:

Updated: 31 October 2024

Kuliah di luar negeri memang penuh dengan tantangan yang bisa memicu stres dan mental breakdown. Tidak jarang mahasiswa internasional terkena penyakit psikologi tersebut yang akhirnya prestasi akademiknya rusak bahkan membuat studi mereka gagal. Maka dari itu kali ini SUN Education akan memberikan panduan untuk mengatasi mental breakdown ketika kamu kuliah di luar negeri.

Apa Itu Mental Breakdown?

Mental breakdown adalah kondisi ketika seseorang tidak lagi mampu mengatasi stres dan menjadikannya sulit dalam menjalani aktivitas. Bagi mahasiswa internasional terdapat beberapa penyebab mental breakdown yaitu kesulitan beradaptasi, masalah finansial, culture shock, homesickness dan beban akademik yang berat. Akibat dari mental breakdown bisa memberikan penyakit baik secara psikis maupun fisik. Mulai dari insomnia, hilangnya nafsu makan, depresi, otot tegang, mudah lelah dll.

Penyebab Umum Mental Breakdown

Penyebab umum dari mental breakdown atau gangguan mental mendalam sering kali melibatkan faktor pemicu stres yang terus-menerus hadir dalam kehidupan seseorang. Peristiwa hidup seperti kehilangan pekerjaan, masalah hubungan, atau masalah finansial bisa memicu krisis mental. Beberapa contoh peristiwa tersebut seperti kehilangan orang yang dicintai, kekerasan, atau kecelakaan besar. Jika mental breakdown dibiarkan berkepanjangan dapat menciptakan akumulasi stres yang akhirnya meledak.

Gejala Saat Terkena Mental Breakdown

Gejala dari mental breakdown bisa muncul dalam bentuk fisik dan psikologis, seperti kecemasan, depresi, atau kelelahan fisik yang ekstrem. Menurut Cleveland Clinic, tanda-tanda seseorang terkena mental breakdown yang sering muncul termasuk insomnia, serangan panik, dan hilangnya minat pada aktivitas yang biasa disukai. Secara fisik, beberapa orang mengalami gemetar, sesak napas, dan rasa lemas yang intens. Gejala lainnya bisa berupa perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan sosial atau mengalami ledakan emosi yang tiba-tiba, yang memperburuk kondisi secara keseluruhan.

Ciri-ciri Orang Yang Kena Mental Breakdown

  • Kesulitan konsentrasi dalam kegiatan
  • Mudah lupa dan labil dalam mengambil keputusan
  • Kehilangan motivasi dalam melakukan aktivitas
  • Kekhawatiran berlebihan pada semua hal
  • Mudah lelah saat menjalankan aktivitas
  • Perubahaan mood yang sangat sering dan mendadak
  • Menarik diri dari kehidupan sosial dan lingkungan

Akibat Dari Terkena Mental Breakdown

Pasien Mental Breakdown yang tidak tertangani bisa merusak kualitas hidup, baik secara personal, profesional, maupun sosial mereka. Di tempat kerja, krisis mental seperti ini bisa mengurangi produktivitas dan mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berinteraksi. Sedangkan pada sisi personal, hubungan dengan keluarga dan teman juga ikut terdampak, di mana individu mungkin mengalami penarikan diri atau bahkan terisolasi secara sosial. Hal tersebut memperburuk stigma sosial dan menambah beban emosional yang dialami.

Cara Mengatasi Mental Breakdown Saat Kuliah di Luar Negeri

Sebagai mahasiswa internasional yang melakukan studi ke luar negeri, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental. Apalagi saat di luar negeri kemungkinan besar tidak akan ada keluargamu yang membantu jika kamu terpuruk. Makanya jika dirasa kamu mengalami gejala mental breakdown seperti diatas wajib cepat mengatasinya. Berikut langkah-langkah dalam menghadapi mental breakdown saat kuliah di luar negeri.

1. Membuat Jadwal Seimbang Setiap Harinya

Langkah pertama untuk mengatasi mental breakdown adalah membuat jadwal seimbang dan time management yang baik. Dengan memiliki jadwal yang teratur, kamu dapat mengalokasikan waktu dengan bijaksana apa yang harus dilakukan dan kapan melakukan sebuah aktivitas. Jadi kamu bisa lebih fokus pada tugas-tugas yang penting dan menghindari prokrastinasi atau penundaan. Mulailah dengan membagi 4 kategori setiap harinya yaitu kuliah, belajar & mengerjakan tugas, istirahat dan hobby/hiburan.

2. Menjaga Pola Hidup Sehat

Pentingnya asupan gizi yang seimbang manfaatnya tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik tetapi juga mental. Nutrisi yang cukup dan seimbang dapat mendukung fungsi otak dan mengurangi gejala stres. Selain daripada makanan & minuman yang dikonsumsi, olahraga serta tidur yang cukup bisa membantu menjaga kondisi tubuhmu. Sesekali kamu juga bisa melakukan relaksasi dengan meditasi atau yoga untuk membantu menenangkan pikiran.

3. Menjalin Komunikasi Dengan Keluarga

Cara selanjutnya dalam menghadapi mental breakdown saat kuliah di luar negeri adalah dengan tetap menjalin komunikasi dengan orang yang mengenal kita. Keluarga adalah sumber dukungan emosional yang tak ternilai selama kuliah di luar negeri. Kamu harus meluangkan waktu setidaknya seminggu sekali untuk komunikasi dengan keluarga di rumah. Karena pada dasarnya manusia adalah mahkluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian dan saling membutuhkan.

4. Mengembangkan Keterampilan Manajemen Stres

Manajemen stres adalah rangkaian strategi dan teknik untuk membangun coping skill yang digunakan untuk mengurangi efek negatif dari kondisi stres terhadap kesejahteraan kita. Cara pertama membangun manajemen stres adalah dengan mengidentifikasi apa yang menyebabkan stres. Lalu kamu harus memahami yang namanya batasan dalam hidup. Jangan "tidak enakkan" dan berani mengatakan tidak dalam urusan yang memang diluar kemampuanmu baik secara pribadi maupun perkuliahan. Jangan jadikan masalah orang lain membebani kamu secara mental.

5. Minta Bantuan Profesional

Langkah preventif terakhir dalam mengatasi mental breakdown adalah dengan meminta bantuan psikolog. Dengan bantuan mereka, kamu bisa melakukan konseling secara terbuka untuk mencari solusi. Profesional seperti psikolog atau psikiater juga bisa memberikan layanan psikoterapi dan pengobatan yang tepat

Kuliah di Luar Negeri dengan Persiapan yang Matang

Persiapan yang matang adalah kunci utama dalam melancarkan studi untuk menghindari mental breakdown. Jika kamu bingung gimana cara mempersiapkan rencana studi ke luar negeri yang matang, kamu bisa minta bantuan SUN Education. Kamu bisa menanyakan informasi-informasi terbaru mengenai studi ke luar negeri untuk persiapan lebih matang. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone