Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Pelajari Perbedaan Grammar dan Tenses Dalam Bahasa Inggris

Pelajari Perbedaan Grammar dan Tenses Dalam Bahasa Inggris

Author:

Updated: 30 July 2025

Lagi bersiap kuliah ke luar negeri tapi masih bingung sama grammar dan tenses? Tenang, kamu nggak sendirian kok! Grammar dan tenses itu ibarat fondasi dan pilar dalam membangun rumah bahasa Inggris kamu. Kalau grammar adalah keseluruhan aturan main dalam menyusun kalimat, sedangkan tenses cuma salah satu bagian kecil dari grammar yang fokus sama waktu kejadian. Tapi tentunya penjelasan singkat barusan nggak cukup kan? Yuk simak penjelasan dari SUN Education dan SUN English berikut ini.

Ruang Lingkup Grammar dan Definisinya

Grammar adalah sistem aturan lengkap yang mengatur bagaimana kata-kata disusun menjadi kalimat yang bermakna dalam bahasa Inggris. Hal ini mencakup berbagai aspek seperti struktur kalimat, penggunaan artikel (a, an, the), subject-verb agreement, penggunaan kata ganti (pronoun), tanda baca, dan masih banyak lagi. Dalam grammar kamu akan belajar tentang parts of speech (kata benda, kata kerja, kata sifat, dll.), clause structure (susunan klausa), word order (urutan kata), dan punctuation rules (aturan tanda baca). Semua elemen ini bekerja sama untuk menciptakan komunikasi bahasa Inggris yang efektif dan jelas.

Komponen Dalam Grammar

Grammar memiliki komponen yang sangat beragam dan komprehensif. Setiap kategori ini punya aturan penggunaan yang spesifik. Berikut komponen-komponen dalam grammar dan penjelasan singkatnya.

Kategori Kata (Parts of Speech)

  • Noun (Kata benda): Merujuk pada orang, tempat, benda, atau ide (contoh: Maria, University, knowledge).
  • Pronoun (Kata ganti): Menggantikan kata benda untuk menghindari pengulangan (contoh: she).
  • Verb (Kata kerja): Menggambarkan tindakan atau keadaan (contoh: studies, volunteers, believes).
  • Adjective (Kata sifat): Memberikan deskripsi atau informasi tambahan tentang kata benda atau kata ganti.
  • Adverb (Kata keterangan): Memberikan informasi tambahan tentang kata kerja, kata sifat, atau keterangan lain.
  • Preposition (Kata depan): Menunjukkan hubungan antara kata benda atau kata ganti dengan kata lain dalam kalimat (contoh: at, in).
  • Conjunction (Kata sambung): Menghubungkan kata, frasa, atau klausa (contoh: although, because).
  • Interjection (Kata seru): Mengungkapkan emosi atau seruan singkat.

Struktur Kalimat (Sentence Structure)

  • Subject (Subjek): Pelaku atau fokus utama kalimat.
  • Predicate (Predikat): Bagian kalimat yang menyatakan apa yang dilakukan atau dikatakan subjek.
  • Object (Objek) & Complement (Pelengkap): Kata atau frasa yang melengkapi makna kata kerja atau kata sifat.
  • Berbagai jenis Klausa: Kelompok kata yang mengandung subjek dan predikat (misalnya, klausa independen dan dependen).
  • Active dan Passive Voice: Cara subjek melakukan atau menerima tindakan.
  • Direct dan Indirect Speech: Cara melaporkan perkataan seseorang.
  • Conditional Sentences: Kalimat yang menyatakan kondisi dan konsekuensinya.

Aspek Mekanis (Mechanical Aspects)

  • Punctuation (Tanda baca): Penggunaan tanda koma, titik, titik koma, dan lain-lain secara benar.
  • Capitalization (Penggunaan huruf kapital): Aturan penulisan huruf besar pada awal kalimat, nama diri, dll.
  • Spelling Rules (Aturan ejaan): Penulisan kata yang benar.

Contoh penerapan grammar yang benar

"The students are studying diligently for their final exams because they want to achieve excellent grades." Dalam kalimat ini, kamu bisa lihat penggunaan artikel "the", subject-verb agreement antara "students" dan "are", struktur kalimat kompleks dengan conjunction "because", dan penggunaan adverb "diligently".

Sedangkan contoh grammar yang salah

"Student is study hard for exam because want good grade." Kalimat ini melanggar beberapa aturan grammar seperti tidak ada artikel, subject-verb agreement yang salah, dan struktur kalimat yang tidak lengkap. Makanya, menguasai grammar yang benar sangat krusial sebelum kamu kuliah ke luar negeri!   BACA JUGA: Membedakan Is dan Are dalam Bahasa Inggris dan Contohnya Perbedaan In, On, At Dalam Bahasa Inggris dan Contohnya  

Ruang Lingkup Tenses dan Definisinya

Tenses adalah bagian spesifik dari grammar yang berfokus pada penunjukan waktu terjadinya suatu tindakan atau peristiwa. Aturan ini mengatur bagaimana bentuk kata kerja (verb) berubah untuk menunjukkan apakah suatu kejadian terjadi di masa lampau (past), masa sekarang (present), dan masa depan (future). Selain menunjukkan waktu, tenses juga menunjukkan aspek kejadian seperti apakah sedang berlangsung, sudah selesai, atau merupakan kebiasaan. Masing-masing kejadian ini memiliki empat bentuk yaitu simple (menyatakan aksi) continuous (sedang berjalan), perfect (sudah selesai), dan perfect continuous (sudah dimulai dan masih berjalan).

Komponen Dalam Tenses

Dari dua kombinasi kategori ini terdapat total ada 16 tenses yang perlu kamu kuasai, yaitu:
  • Simple Present Tense: Menyatakan kebiasaan, fakta umum, atau kebenaran yang selalu berlaku. Contoh: She drinks coffee every morning. (Dia minum kopi setiap pagi.)
  • Present Continuous Tense: Menyatakan aksi yang sedang terjadi atau direncanakan di masa kini. Contoh: They are playing soccer right now. (Mereka sedang bermain sepak bola sekarang.)
  • Present Perfect Tense: Menyatakan aksi yang telah selesai dengan kaitan ke masa sekarang. Contoh: I have finished my homework. (Saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya.)
  • Present Perfect Continuous Tense: Menyatakan durasi aksi yang dimulai di masa lalu hingga sekarang. Contoh: She has been studying for three hours. (Dia sudah belajar selama tiga jam.)
  • Simple Past Tense: Menyatakan aksi atau keadaan yang selesai di masa lampau. Contoh: He went to the park yesterday. (Dia pergi ke taman kemarin.)
  • Past Continuous Tense: Menyatakan aksi yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di lampau. Contoh: They were watching TV when I arrived. (Mereka sedang menonton TV ketika saya tiba.)
  • Past Perfect Tense: Menyatakan aksi yang selesai sebelum aksi atau waktu lain di lampau. Contoh: She had left before I called. (Dia sudah pergi sebelum saya menelepon.)
  • Past Perfect Continuous Tense: Menyatakan durasi aksi yang berlangsung sebelum waktu tertentu di lampau. Contoh: He had been working for eight hours before he took a break. (Dia sudah bekerja selama delapan jam sebelum dia istirahat.)
  • Simple Future Tense: Menyatakan aksi atau keadaan yang akan terjadi di masa depan. Contoh: I will visit my grandmother next week. (Saya akan mengunjungi nenek saya minggu depan.)
  • Future Continuous Tense: Menyatakan aksi yang akan sedang berlangsung pada waktu tertentu nanti. Contoh: At this time tomorrow, I will be flying to London. (Pada waktu ini besok, saya akan sedang terbang ke London.)
  • Future Perfect Tense: Menyatakan aksi yang akan selesai sebelum waktu atau aksi tertentu nanti. Contoh: By next year, she will have graduated from university. (Pada tahun depan, dia akan sudah lulus dari universitas.)
  • Future Perfect Continuous Tense: Menyatakan durasi aksi hingga titik waktu tertentu di masa depan. Contoh: By 5 PM, I will have been waiting for an hour. (Pada jam 5 sore, saya akan sudah menunggu selama satu jam.)
  • Simple Past Future Tense: Menyatakan niat atau rencana masa depan menurut sudut pandang lampau. Contoh: He said he would help me. (Dia bilang dia akan membantu saya.)
  • Past Future Continuous Tense: Menyatakan durasi aksi di masa depan menurut perspektif lampau. Contoh: She thought she would be traveling this time. (Dia pikir dia akan sedang bepergian saat ini.)
  • Past Future Perfect Tense: Menyatakan aksi yang akan selesai di masa depan dari sudut lampau. Contoh: They believed they would have finished the project by then. (Mereka yakin mereka akan sudah menyelesaikan proyek itu saat itu.)
  • Past Future Perfect Continuous Tense: Menyatakan durasi aksi hingga waktu tertentu di masa depan menurut lampau. Contoh: He said he would have been living there for five years by 2020. (Dia bilang dia akan sudah tinggal di sana selama lima tahun pada tahun 2020.)

Contoh penggunaan tenses yang tepat

"I have been studying English for five years, and now I am preparing for my university application." Pada "have been studying" menunjukkan present perfect continuous (aksi dimulai di masa lalu dan masih berlanjut), sedangkan "am preparing" menunjukkan present continuous (aksi sedang berlangsung sekarang).

Contoh penggunaan tenses yang salah

"I study English five years, and now I prepare for university application." Kalimat ini salah karena tidak menggunakan tenses yang tepat untuk menunjukkan durasi waktu dan kondisi yang sedang berlangsung. Makanya, pemahaman tenses yang baik akan membuatmu lebih presisi dalam menyampaikan kapan suatu kejadian terjadi.   BACA JUGA: Perbedaan Penggunaan Do, Does, Did, Doing, Done dalam Bahasa Inggris dan Contohnya 100 Contoh Tongue Twisters Dalam Bahasa Inggris dan Cara Membuatnya  

Ringkasan Perbedaan Grammar dan Tenses

Grammar Tenses
Sistem aturan lengkap yang mengatur bagaimana kata-kata disusun menjadi kalimat yang bermakna. Bagian spesifik dari grammar yang berfokus pada penunjukan waktu terjadinya suatu tindakan atau peristiwa.
Sangat luas, mencakup seluruh aspek pembentukan kalimat. Fokus pada satu aspek saja, yaitu waktu kejadian (masa lampau, sekarang, atau akan datang).
Memastikan kalimat tersusun dengan logis dan dapat dipahami. Memberikan informasi temporal (waktu) yang spesifik dari suatu kejadian.
Parts of speech, struktur kalimat (sentence structure), tanda baca (punctuation), kapitalisasi, dll. Bentuk kata kerja (verb) berubah sesuai waktu dan aspek (simple, continuous, perfect, perfect continuous).
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone