

/
News Id/
Kelebihan dan Kekurangan Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Bagi Mahasiswa Indonesia
Author:
Updated: 19 August 2024
Kelebihan kuliah kedokteran di luar negeri, pertama-tama, pastinya kualitas pendidikan terbaik. Universitas di luar negeri, terutama di negara maju, punya kurikulum yang up-to-date. Dosen-dosennya juga banyak yang udah jadi pakar di bidangnya dan punya pengalaman internasional. BACA JUGA: Mau Menjadi Dokter Spesialis, Bagaimana Caranya?
Salah satu kelebihan kuliah kedokteran di luar negeri adalah pengalaman praktik lebih banyak. Selama kuliah kamu akan cukup sering diajak turun langsung ke rumah sakit. Kamu bakal dapet kesempatan praktik yang lebih banyak dan beragam agar mengetahui rasanya menangani pasien dari berbagai latar belakang. Selain itu, banyak universitas luar negeri yang punya klinik sendiri. Jadi kamu bisa langsung praktek di sana buat melakukan simulasi jadi dokter beneran. Semakin banyak praktik, semakin ahli juga kamu setelah lulus nantinya!
Dosen dan profesor kedokteran luar negeri lebih terbuka untuk berdiskusi dan mendengar pendapat kita. Kamu bisa diskusi bahkan debat perihal mater ilmu kedokteran sama dosen tanpa rasa takut. Hal ini bikin proses belajar ilmu medis jadi lebih menyenangkan dan interaktif. BACA JUGA: 11 Alasan Harus Memilih Jurusan Kedokteran Untuk Melanjutkan Studimu
Berdasarkan World Population Review, rata-rata gaji dokter di luar negeri per tahunnya sekitar $110.000. Tapi ingat, gaji besar juga diiringi dengan tanggung jawab yang besar. Selain itu gelar dari universitas luar negeri biasanya lebih dihargai, sehingga kamu bisa mendapatkan tawaran pekerjaan dan gaji yang lebih baik.
Kelebihan lainnya kuliah kedokteran di luar negeri dibanding Indonesia adalah kesempatan penelitian yang lebih luas. Banyak dari universitas di luar negeri punya fasilitas penelitian medis dengan teknologi mutakhir. Kesempatan buat publish paper di jurnal internasional juga lebih tinggi.
Kekurangan pertama kuliah kedokteran luar negeri buat mahasiswa asal Indonesia adalah biaya kuliahnya cukup tinggi. Belum lagi harus mempertimbangkan biaya hidup di negara tempat kamu kuliah. Ini menandakan, jika kamu ingin kuliah kedokteran di luar negeri, kamu harus menyusun budget dengan sebaik mungkin. BACA JUGA: Mata Pelajaran Yang Harus Kamu kuasai Untuk Masuk Fakultas Kedokteran
Resiko selanjutnya mahasiswa Indonesia yang kuliah kedokteran di luar negeri yaitu penerapan praktik medis yang berbeda tiap negara. Hal ini khusus buat kamu yang mau pulang ke negara setelah lulus nanti. Jadi, ilmu yang kamu dapat di luar negeri belum tentu bisa langsung kamu terapkan di Indonesia. Contohnya, penggunaan obat-obatan tertentu di negara A belum tentu legal di negara B. Belum lagi soal prosedur medis yang mungkin saja di sana sudah lumrah, tapi di Indonesia belum familiar. BACA JUGA: Khusus Calon Dokter! 15 Mata Kuliah Kedokteran yang Wajib Dikuasai
Kamu harus melalui proses penyetaraan ijazah jika ingin praktik di Indonesia. Proses ini bukan cuma sekadar formalitas, lho. Ada tes dan syarat-syarat yang harus kamu penuhi. Kalau nggak, ijazahmu bisa nggak diakui dan kamu nggak bisa praktek di Indonesia. Waktu yang dibutuhkan untuk penyetaraan ijazah kedokteran bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Apa kamu siap? Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!Related Posts
Connect with SUN Education