Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Kelebihan dan Kekurangan Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Bagi Mahasiswa Indonesia

Kelebihan dan Kekurangan Kuliah Kedokteran di Luar Negeri Bagi Mahasiswa Indonesia

Author:

Updated: 19 August 2024

Kuliah kedokteran di luar negeri itu seperti naik roller coaster, ada saatnya seru banget, tapi ada juga saatnya bikin deg-degan. Meskipun kedengarannya kayak tiket emas menuju sukses, ternyata ada kelebihan dan kekurangan yang nggak boleh kamu lewatkan. Jadi kelebihan dan kekurangan kuliah kedokteran di luar negeri apa aja sih? Yuk, simak baik-baik biar kamu punya referensi banyak sebelum memutuskan kuliah kedokteran di luar negeri!

Kelebihan Kuliah Kedokteran di Luar Negeri

Kuliah kedokteran di luar negeri menawarkan banyak kelebihan yang bisa bikin kamu tergiur. Kamu akan melihat bagaimana pengalaman belajar di luar negeri bisa berbeda dan lebih menantang. Seperti apa saja kelebihannya? Simak aja yuk!

Kualitas Pendidikan Terbaik

Kelebihan kuliah kedokteran di luar negeri, pertama-tama, pastinya kualitas pendidikan terbaik. Universitas di luar negeri, terutama di negara maju, punya kurikulum yang up-to-date. Dosen-dosennya juga banyak yang udah jadi pakar di bidangnya dan punya pengalaman internasional. BACA JUGA: Mau Menjadi Dokter Spesialis, Bagaimana Caranya?  

Pengalaman Praktik Lebih Banyak

Salah satu kelebihan kuliah kedokteran di luar negeri adalah pengalaman praktik lebih banyak. Selama kuliah kamu akan cukup sering diajak turun langsung ke rumah sakit. Kamu bakal dapet kesempatan praktik yang lebih banyak dan beragam agar mengetahui rasanya menangani pasien dari berbagai latar belakang. Selain itu, banyak universitas luar negeri yang punya klinik sendiri. Jadi kamu bisa langsung praktek di sana buat melakukan simulasi jadi dokter beneran. Semakin banyak praktik, semakin ahli juga kamu setelah lulus nantinya!

Lingkungan Belajar yang Egaliter

Dosen dan profesor kedokteran luar negeri lebih terbuka untuk berdiskusi dan mendengar pendapat kita. Kamu bisa diskusi bahkan debat perihal mater ilmu kedokteran sama dosen tanpa rasa takut. Hal ini bikin proses belajar ilmu medis jadi lebih menyenangkan dan interaktif. BACA JUGA: 11 Alasan Harus Memilih Jurusan Kedokteran Untuk Melanjutkan Studimu  

Gaji Sangat Tinggi

Berdasarkan World Population Review, rata-rata gaji dokter di luar negeri per tahunnya sekitar $110.000. Tapi ingat, gaji besar juga diiringi  dengan tanggung jawab yang besar. Selain itu gelar dari universitas luar negeri biasanya lebih dihargai, sehingga kamu bisa mendapatkan tawaran pekerjaan dan gaji yang lebih baik.

Kesempatan Penelitian Luas

Kelebihan lainnya kuliah kedokteran di luar negeri dibanding Indonesia adalah kesempatan penelitian yang lebih luas. Banyak dari universitas di luar negeri punya fasilitas penelitian medis dengan teknologi mutakhir. Kesempatan buat publish paper di jurnal internasional juga lebih tinggi.

Kekurangan Kuliah Kedokteran di Luar Negeri

Setiap jurusan pastinya memiliki kekurangan masing-masing, tidak terkecuali kedokteran. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum mengambil keputusan lanjut di jurusan ini. Apa saja kekurangan dan resiko kuliah kedokteran di luar negeri? Simak berikut ini.

Biaya Kuliah Sangat Tinggi

Kekurangan pertama kuliah kedokteran luar negeri buat mahasiswa asal Indonesia adalah biaya kuliahnya cukup tinggi. Belum lagi harus mempertimbangkan biaya hidup di negara tempat kamu kuliah. Ini menandakan, jika kamu ingin kuliah kedokteran di luar negeri, kamu harus menyusun budget dengan sebaik mungkin.   BACA JUGA: Mata Pelajaran Yang Harus Kamu kuasai Untuk Masuk Fakultas Kedokteran  

Standar Praktik Medis Berbeda

Resiko selanjutnya mahasiswa Indonesia yang kuliah kedokteran di luar negeri yaitu penerapan praktik medis yang berbeda tiap negara. Hal ini khusus buat kamu yang mau pulang ke negara setelah lulus nanti. Jadi, ilmu yang kamu dapat di luar negeri belum tentu bisa langsung kamu terapkan di Indonesia. Contohnya, penggunaan obat-obatan tertentu di negara A belum tentu legal di negara B. Belum lagi soal prosedur medis yang mungkin saja di sana sudah lumrah, tapi di Indonesia belum familiar. BACA JUGA: Khusus Calon Dokter! 15 Mata Kuliah Kedokteran yang Wajib Dikuasai

Harus Melakukan Penyetaraan Ijazah Jika Kembali ke Indonesia

Kamu harus melalui proses penyetaraan ijazah jika ingin praktik di Indonesia. Proses ini bukan cuma sekadar formalitas, lho. Ada tes dan syarat-syarat yang harus kamu penuhi. Kalau nggak, ijazahmu bisa nggak diakui dan kamu nggak bisa praktek di Indonesia. Waktu yang dibutuhkan untuk penyetaraan ijazah kedokteran bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Apa kamu siap? Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone