Perbedaan Student Exchange Vs Study Abroad
Mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri semakin menjadi impian banyak mahasiswa. Terdapat dua cara untuk bisa kuliah di luar negeri yaitu melalui program student exchange dan study abroad. Meskipun keduanya menawarkan kesempatan untuk belajar di negara lain, terdapat perbedaan mendasar di antara student exchange dan study abroad. Yuk simak perbedaan dari dua jalur untuk studi ke luar negeri ini.
Perbedaan Definisi
Student Exchange adalah program pertukaran pelajar antar universitas yang bekerjasama dengan durasi satu atau dua semester. Kamu tetap terdaftar di kampus asal, tapi kuliah sambil "numpang" di kampus luar negeri. Contohnya program Erasmus+ di Eropa atau IISMA di Indonesia. Sedangkan
Study Abroad adalah program di mana kamu mendaftar langsung sebagai mahasiswa penuh di universitas luar negeri untuk jangka waktu tertentu. Statusmu bukan lagi "tamu", tapi siswa resmi yang akan meraih gelar di sana. Misalnya kamu ambil program bachelor of design di RMIT University selama 4 tahun. BACA JUGA:
14 Alasan Mengapa Kuliah di Luar Negeri Pilihan Terbaik Tujuan dan Manfaat Program
Perbedaan selanjutnya antara student exchange dan juga study abroad terletak pada tujuan dan manfaatnya. Kalau Study abroad tujuannya untuk mengejar gelar pendidikan tinggi di luar negeri. Selain itu study abroad juga bermanfaat untuk mengambil kesempatan magang atau kerja di luar negeri setelah lulus. Sementara kalau student exchange tidak diperbolehkan kerja dan tujuannya lebih fokus pada pengalaman singkat untuk cultural immersion dan networking. Selain itu manfaat dari student exchange lainnya yaitu bisa tambah nilai untuk memenuhi SKS kampus asalmu. Gampangnya student exchange cocok buat kamu yang penasaran dan mau mencicipi pengalaman kuliah di luar negeri. Sedangkan study abroad untuk kamu yang lebih serius untuk memulai karir untuk membangun masa depan. BACA JUGA:
10 Tipe Dosen yang Akan Ditemui Saat Kuliah di Luar Negeri Syarat Mendaftar Program
Dalam persyaratannya antara student exchange dan study abroad sangat berbeda. Untuk mendaftar
student exchange, kamu perlu memenuhi beberapa syarat umum seperti status sebagai mahasiswa aktif di universitas yang memiliki kerja sama dengan universitas tujuan. Berikut syarat dokumen buat ikutan student exchange. Dokumen Syarat Student Exchange
- Paspor yang masih berlaku
- Temporary Study Visa
- Surat Keterangan Mahasiswa Aktif.
- Transkrip Nilai (Minimal IPK 3.0)
- Sertifikat Kemampuan Bahasa (IELTS/TOEFL)
- Surat Rekomendasi
- Motivation Letter
- Izin Persetujuan Kampus
- Bukti Keuangan (Bank Statement atau Rekening Koran)
Sementara itu, untuk
study abroad, syaratnya lebih banyak karena kamu mendaftar untuk kuliah penuh di luar negeri. Kamu perlu melakukan pendaftaran langsung ke universitas tujuan dengan melampirkan dokumen akademik seperti. Dokumen Syarat Study Abroad
Lama Durasi Perkuliahan
Soal durasi antara student exhcange dengan study abroad gampang buat kita bedakan. Pada umumnya, program student exchange waktunya pendek hanya berlangsung selama satu semester atau satu tahun akademik. Contohnya program IISMA 2024 dari Kemendikbudristek yang durasinya cuma satu semester. Sebaliknya, durasi program study abroad lebih panjang dan bervariasi tergantung jenjang pendidikan dan jurusan. Untuk S1 durasinya minimal 3-4 tahun, sedangkan S2 makan waktu 1-2 tahun dan kalau S3 antara 3 sampai 5 tahun.
Biaya Yang Dikeluarkan
Salah satu perbedaan utama student exchange dan study abroad terletak pada biayanya. Umumnya, biaya untuk program student exchange lebih terjangkau dibandingkan dengan study abroad. Menurut data dari sumber terpercaya, pada 2024 menunjukkan kalau 60% peserta student exchange hanya perlu mengeluarkan Rp15-30 juta untuk visa, tiket, dan uang saku. Hal ini karena biaya kuliahmu tetap dibayarkan ke kampus asal, sementara akomodasi sering ditanggung program. Sedangkan study abroad biayanya beragam tergantung negara tujuan. Misalnya untuk kuliah S1 di Amerika Serikat kamu butuh Rp500 juta–1M/tahun (termasuk tuition fee dan living cost). Semua biaya tersebut kamu tanggung pribadi, kecuali kamu dapet beasiswa seperti LPDP.
Struktur dan Kurikulum Akademik
Perbedaan lainnya student exchange dengan study abroad yaitu pada kurikulum yang dijalani. Kalau kamu ikut student exchange, kamu bakal belajar pake kurikulum universitas tujuan, tapi ada twist-nya. Mata kuliah yang kamu ambil biasanya disesuain sama program studimu di kampus asal. Selain itu hasil belajar dari student exchange ini bisa ditransfer ke universitasmu di Indonesia. Jadi, SKS yang kamu dapet di luar negeri nggak mubazir, asal relevan sama jurusanmu. Beda dengan study abroad, kamu ikutin kurikulum penuh dari universitas tujuan, dari nol sampe lulus. Kamu bakal ambil semua mata kuliah yang dibutuhin buat dapet gelar dari universitas itu. Mulai dari ujian, tugas akhir, sampe presentasi, semua harus kamu taklukin dengan ikutin semua aturan akademik kampus.
Jenis Program Yang Tersedia
Perbedaan terakhir student exchange dengan study abroad yaitu pada jenis Programnya. Untuk student exchange, jenis programnya bervariasi dan durasinya pendek-pendek. Selain yang umum kayak semester abroad, ada juga summer school (3-4 minggu), cultural exchange, atau volunteer while studying. Terus ada Erasmus+ untuk yang pengen ke Eropa, atau Global UGRAD untuk studi ke Amerika. Ada juga program kayak YSEALI yang fokus ke pengembangan kepemimpinan, jadi nggak cuma akademik. Sedangkan Study Abroad programnya lebih ke gelar penuh yang dibagi menjadi undergraduate (D3 dan S1) dan postgraduate (S2 dan S3). Beberapa contohnya seperti
bachelor degree (S1),
master degree (S2), dan
doctoral degree atau PhD (S3). Untuk S1 terdapat 2 jenis program yaitu reguler dan
bachelor with honours. Kalau master ada
program research dan coursework. Ada juga
double degree (gelar dari 2 kampus) dan
sandwich program (1 tahun di luar negeri + 2 tahun di dalam negeri). Terakhir study abroad memiliki program kursus seperti
Postrgraduate Certificate dan Postgraduate Diploma yang durasinya lebih singkat dari program sebelumnya.
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!