17 Perbedaan TOEFL Vs IELTS, Kamu Sudah Tahu Belum?
Hei, kamu yang lagi mikirin masa depan! Nggak bisa dipungkiri nih, kemampuan bahasa Inggris itu penting banget buat bersaing di dunia global sekarang. Mau kuliah di luar negeri, cari kerja di perusahaan multinasional, atau sekadar nambah skill. Tes kemampuan bahasa kayak TOEFL dan IELTS bisa jadi langkah awal yang krusial buat kamu. Nah, kamu mungkin pernah bingung kan, sebenernya apa sih bedanya TOEFL sama IELTS? Tenang aja, kali ini SUN Education bakal ngebahas perbedaan kedua sertifikasi bahasa Inggris ini dari berbagai aspek.
Perbedaan Kegunaan Sertifikat
TOEFL menjadi pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas di Amerika Serikat dan Kanada. Sementara itu,
IELTS khususnya UKVI (UK Visa and Immigration) lebih diterima secara luas untuk studi ke negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Belanda, dan Perancis. BACA JUGA:
Mengapa Belajar Bahasa Inggris untuk Kuliah di Luar Negeri Begitu Penting? Jenis Program
IELTS memiliki 4 varian yaitu IELTS Academic untuk keperluan akademik, IELTS General Training untuk keperluan umum, IELTS UKVI untuk visa Inggris, dan IELTS Life Skills untuk keperluan dasar. Setiap program dirancang dengan tujuan dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Di sisi lain, TOEFL menyediakan 4 jenis program yaitu TOEFL ITP, TOEFL iBT, TOEFL CBT, dan TOEFL PBT. Perbedaan utama terletak pada jumlah soal dan media pelaksanaan tes, namun semua program memiliki fungsi yang sama untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik.
Jumlah Soal
IELTS memiliki struktur yang lebih konsisten dengan 40 soal listening, 40 soal reading, 2 tugas writing, dan tes speaking berdurasi 11-14 menit. Sebaliknya, TOEFL memiliki variasi jumlah soal yang lebih fleksibel. Bagian listening berisi 28-39 soal, reading 30-40 soal, 4 tugas speaking, dan 2 tugas writing. Variasi ini memberikan tantangan yang berbeda dalam strategi persiapan.
Aspek Penilaian
TOEFL menggunakan sistem skor total 0-120 poin, dengan rentang 0-30 untuk setiap bagian (listening, reading, speaking, writing). Sistem ini memberikan gambaran detail kemampuan di setiap skill. Pada sisi lain, IELTS menerapkan sistem band scoring 0-9 dengan skor akhir berupa rata-rata dari keempat bagian tes. Sistem band ini memberikan penilaian yang lebih holistik terhadap kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan. BACA JUGA:
Cara Menghitung Skor TOEFL Menentukan Bagus Atau Tidaknya Format dan Media Pelaksanaan Tes
TOEFL umumnya berbasis komputer (iBT - internet-Based Test) dengan dominasi soal pilihan ganda yang membutuhkan adaptasi dengan interface digital. Sementar IELTS menawarkan fleksibilitas lebih besar dengan opsi tes berbasis kertas maupun komputer. Format soalnya juga lebih beragam, meliputi esai, analisis grafik, dan percakapan interaktif yang menuntut keterampilan komunikasi yang lebih variatif. BACA JUGA:
Jangan Sampai Tertukar, Ini Perbedaan TOEIC dan TOEFL yang Wajib Kamu Ketahui! Durasi Tes
TOEFL membutuhkan waktu sekitar 1 jam 56 menit untuk menyelesaikan semua bagian. Sedangkan IELTS memerlukan waktu lebih panjang yaitu sekitar 2 jam 45 menit. Durasi yang lebih panjang ini memberikan ruang lebih besar untuk berpikir dan mengembangkan jawaban, terutama pada bagian writing dan speaking.
Bagian Tes Speaking
TOEFL melakukan tes speaking melalui rekaman komputer dimana peserta berbicara ke mikrofon dan jawaban direkam untuk dinilai kemudian. Kalau IELTS menggunakan pendekatan face-to-face dengan penguji langsung yang seringkali merupakan native speaker alias bule. Interaksi langsung ini menciptakan suasana percakapan yang lebih natural dan memungkinkan peserta menunjukkan kemampuan komunikasi secara lebih autentik.
Fokus Soal Listening
TOEFL cenderung fokus pada konteks akademik seperti kuliah, diskusi kelas, atau presentasi ilmiah. Materi ini sangat relevan untuk persiapan kehidupan kampus di universitas. Kalau IELTS menawarkan variasi konten yang lebih luas, mencakup situasi sehari-hari seperti percakapan telepon, diskusi kerja, hingga materi akademik. Keberagaman ini memberikan gambaran kemampuan listening dalam berbagai konteks kehidupan.
Bentuk Soal Writing
Untuk TOEFL isi tes writing-nya akan minta kamu nulis esai opini atau respon dari suatu bacaan/listening. Sedangkan IELTS selain nulis esai, kamu akan diberikan grafik atau tabel yang harus dianalisis.
Tingkat Kesulitan
TOEFL cenderung lebih menantang di bagian reading karena teks akademik panjang dan soal inferensial yang kompleks. IELTS reading lebih singkat tapi dengan soal True/False/Not Given yang sering membingungkan.
Pengulangan Test
TOEFL hanya bisa diulang secara keseluruhan, sedangkan beberapa pusat IELTS memungkinkan re-take hanya untuk speaking section. Misalnya kalau kamu sudah puas dengan 3 section IELTS tapi speaking masih kurang, cek apakah pusat tesmu menyediakan speaking re-take option. Sedangkan untuk TOEFL kamu harus ulang semua test yang ada.
Aksen Inggris yang Diujikan
TOEFL konsisten menggunakan American English dengan aksen dan kosakata khas Amerika Serikat. Konsistensi ini memudahkan persiapan karena fokus pada satu varian bahasa. IELTS mengekspos peserta pada berbagai aksen termasuk British English, Australian English, dan varian lainnya. BACA JUGA:
Perbedaan American English Vs British English Yang Harus Kamu Tahu Strategi Menghadapi Tes
Persiapan TOEFL fokus pada latihan reading akademik dan speaking recording. Kalau IELTS persiapannya butuh latihan face-to-face conversation, menulis deskripsi grafik, dan adaptasi berbagai aksen. Misalkan kamu mengikuti tes TOEFL fokuslah belajar pada academic vocabulary dan reading comprehension. Sedangkan kalau ikut IELTS lebih baik latih kemampuan logical reasoning dan detail recognition yang kamu miliki.
Biaya Untuk Tes
Biaya TOEFL dan IELTS hampir sama, walaupun cenderung lebih mahal TOEFL. Besaran biaya kedua tes bahasa Inggris ini bisa berbeda-beda tergantung lokasi. Jangan lupa cek detail ini sebelum daftar ya! Kamu bisa tanya
SUN English untuk promo atau diskon juga lho, jadi pantau terus infonya.
Lokasi Tes
TOEFL lebih banyak dilaksanakan secara online di test center dengan infrastruktur digital yang memadai. Fokus pada tes berbasis komputer ini memungkinkan penyelenggaraan yang lebih fleksibel. Sementara IELTS menawarkan lebih banyak pilihan lokasi dengan opsi tes kertas dan komputer. Fleksibilitas ini memberikan kemudahan akses terutama di daerah yang mungkin belum memiliki infrastruktur digital lengkap. Sebelum melaksanakan kedua tes tersebut kamu bisa melakukan persiapan bersama dengan SUN English lho!
Penyelenggara Tes
TOEFL dikelola oleh Educational Testing Service (ETS), sebuah organisasi nonprofit berbasis di Amerika Serikat dengan pengalaman panjang dalam pengembangan tes standar. Sedangkan IELTS dikelola secara kolaboratif oleh tiga lembaga yaitu British Council, IDP (International Development Program), dan Cambridge Assessment English.
Frekuensi Tes
TOEFL menawarkan lebih dari 50 kesempatan tes dalam setahun, memberikan fleksibilitas tinggi untuk memilih waktu yang sesuai dengan jadwal dan persiapan. Sedangkan IELTS menyelenggarakan tes sebanyak 48 kali dalam setahun yang mana lebih sedikit daripada TOEFL.
Antara TOEFL dan IELTS, Mana yang Lebih Baik? Kalau ditanya bagus mana, itu semua tergantung kebutuhanmu. Terlepas dari tes sertifikasi bahasa Inggris yang kamu pilih, pastinya membutuhkan persiapan diri yang baik. Yang terpenting adalah terus setiap hari dengan konsisten.
Jika kamu masih ragu tes mana yang paling tepat buatmu, kamu dapat menghubungi SUN English untuk berkonsultasi. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!